9

EVERYTHING IS MATTER

image

Saat diputuskan dalam rapat bahwa kami dari Kantor Pelayanan Bea Cukai Madya Pabean Tipe A Jakarta, akan mengundang Ibu Susi Pujiastuti untuk bisa hadir di Kantor kami dan memberikan “ular-ular”  dalam rangka puncak peringatan Hari Kartini, banyak diantara dari kami yang pesimis.

 

Kepala Kantor kami selalu memberikan suport dan dukungan, kita akan terus berusaha dengan semaksimal kemampuan kita. Kita bersama sama dengan cara dan kemampuan masing-masing yang dimiliki berusaha untuk bisa menghadirkan Ibu Susi Pujiastuti ke Kantor kita, ingat saat bagaimana kita bisa mendatangkan Ibu Khofifah Indarparawansa beberapa waktu yang lalu.

 

Kepala Kantor kami selalu punya cara jitu untuk memompa semangat kami.

 

Pengalaman pribadi saya saat saya akan pulang Lebaran, meski saya tidak merayakan Lebaran namun niat saya saat akan pulang ke Jawa adalah untuk bisa bersilaturahim dengan keluarga besar saya yang sebagian beragama Islam. Saya ke bandara dengan niat ‘baik’ mencari tiket pulang kampung di saat puncak arus mudik. Dengan keyakinan bahwa Allah akan membantu akhirnya saya dapat tiket, yang secara logika hal tersebut susah diperoleh, diperlukan kesabaran dan usaha.

 

Cerita true story dari Kepala Kantor kami tersebut menambah semangat kami semua para panitia, segala macam kami persiapkan dengan semaksimal mungkin. Bahwa segala sesuatu harus diusahakn secara maksimal dan urusan keberhasilan hanya milik Sang Maha Kuasa.

 

Dalam susunan panitia , seperti biasa tugas saya adalah memotret.

 

Setelah mendapat kepastian dari staff Ibu Susi Pujiastuti bahwa beliau bersedia hadir ke Kantor kami, daftar cek list perlengkapan dan bahan-bahan untuk menyambut Ibu Menteri mulai disusun secarasistemik dan masif. Kami memperoleh informasi bahwa Ibu Susi jika minum tidak manis dan bisa kopi atau teh. Jika sempat makan siang beliau adalah penggemar Bakso dan makanan tradisional Nusantara.

 

Dari informasi para telik sandhi dapat kami simpulkan bahwa Ibu Susi Pujiastuti adalah type pejabat tinggi negara yang tidak rewel dan tidak neko-neko persis seperti citra beliau selama ini yang seolah-olah Slengeean.

 

Senin 27 April 2015 Acara puncak peringatan Hari Kartini Kantor Pelayanan Bea Cukai Madya Pabean Tipe A Jakarta diisi dengan seminar  dengan nara sumber Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti.

 

Tepat jam 09.35 WIB rombongan Ibu Susi Pujiastuti memasuki area Kantor Bea Cukai Jakarta yang berlokasi di bandara Halim Perdana Kusuma. Dengan suara khas serak serak mirip penyanyi rock era 1980an Euis Darliah atau Sylvia Sartje atau malah Reny Jayusman . Beliau menyapa kami

 

Haloooooo, apa kabar..?? Semua sehat sehat saja khan….?

 

Dengan penampilan yang sangat santai baju hitam putih dipadu dengan kulot warna hitam dan sepatu sendal tanpa kaos kaki. Satu yang bisa saya catat saat berjalan beliau cepat sekali.

 

Dipandu Ibu Kakanwil Oza Olavia acara dimulai setelah seremonial menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Bea Cukai serta Do’a.

 

Setelah dibacakan Curiculum Vitae nya beliau membuat kami semua peserta terbahak-bahak, dengan suara khas serak-seraknya beliau mengatakan

 

Mengapa tidak disebutkan kalau saya tidak tamat SMA.? Memang kenyataan nya demikian kok, saat itu pilihan saya memang itu saya memang tidak ingin sekolah namun saya berjanji pada diri saya sendiri dan saya berjanji kepada orang tua saya bahwa apa yang saya putuskan ini adalah jalan hidup yang sudah saya perhitungkan segala resikonya. Daripada saya paksa-paksa sekolah namun saya tidak enjoy, saya tidak menikmati sekolah tersebut buat apa..?

 

Set your determination, Then be dicipline in achieving your determination.

 

Dalam mendidik anak-anak saya memberi kebebasan yang bertanggung jawab kepda mereka semua ungkap beliau Whatever you do, at the end you have to responsible or take consequencies Nobody  will clean up for it.

 

Saat Ibu Oza menanyakan makna Hari Kartini menurut Ibu Susi Pujiastuti beliau mejawab

 

Semua orang baik laki laki maupun perempuan mempunyai kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuannya semaksimal mungkin, baik di dalam karir ataupun dalam pendidikannya. Jadi tidak kaum perempuan di Negara Indonesia tidak dibatasi, perempuan tidak dibedakan dengan para kaum laki-laki. Seperti di tempat saudara bekerja saat ini, bukankah Kakanwil nya seorang wanita.

 

Kita harus merdeka dalam berpikir atau dalam hal menentukan jalan hidup kita. Jangan sampai cara berpikir kita dikendalikan orang lain, jika hal ini sampai terjadi  maka hal ini tidak lain karna kita sendiri yang mau dikendalikan oleh orang lain, jadi sekali lagi saya katakan hal itu merupakan pilihan kita.

 

Dalam berbicara Ibu Susi Pujiastuti sering kali harus berhenti untuk menterjemahkan ungkapan ungkapan beliau ke dalam Bahasa Indonesia.

 

Seeing without eyes, Hearing without ears, Use your  heart to see and to hear.

 

Berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi,  beliau berharap agar kerja sama yang sudah ada di lapangan makin ditingkatkan antara Kementrian Kelautan dan Perikanan dengan Ditjen Bea Cukai.

 

Tidak ada budi daya laut itu, wong laut itu sudah memberikan segala-gala nya buat kita, tugas kita adalah menjaga agar tidak ada lagi illegal fishing, tidak ada lagi kapal kapal asing masuk seenak mereka sendiri ke dalam perairan Indonesia. Kita adalah Negara yang berdaulat.

 

Negara kita ini adalah negara laut bukan negara agraris seperti yang selama ini kita dengar dan digembar gemborkan.

 

Hasil ikan di lautan bisa kita maksimalkan maka kita akan bisa makmur, bukankah kita tidak perlu kasih makan ikan-ikan di lautan itu , berbeda sekali dengan budidaya ikan lele misalnya sudah kita harus kasih makan ditambah makanan ikan lele tersebut sebagian besar impor.

 

Coba bayangkan….bagaimana tidak sedih, Negara kita ini dengan hasil laut yang melimpah ruah namun berdasar catatan kami Indonesia adalah eksportir ikan nomer 5.

 

Kita harus dukung 100% upaya Pemerintah saat ini untuk merubah keadaan yang lebih baik, kita mempunyai KEMAMPUAN dan KESEMPATAN tinggal kita “mau atau tidak”.  Pemerintah berusaha melakukan perubahan besar menuju kondisi yang lebih baik dalam segala hal. Mari kita bekerja sama bergandeng tangan dalam rangka menuju Indonesia yang lebih bermartabat di mata Internasional.
@Jidan9084

Pinggiran Jakarta, 27 April 2015

admin_kangardani

9 Comments

    • amin matur nuwun mas Slamet Hunter, nyuwun doane ben iso istiqomah

  1. Assalamualaikum. Barang-barang yang ada di toko online anda sangatlah bagus, apakah ada peluang
    untuk menjadi reseller ataupun dropshiper untuk toko online anda?

    Salam kenal dan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *