0

demi CINTA

Pak jadi, kita ke ciwidey nanti bulan Pebruari.?

Teman-teman bagaimana.?

Sebagian besar, bisa ikut Pak

Ada berapa peserta.?

Kira-kira 30 orang Pak, dan kita rencana beri nama gowes cinta khan pas dekat hari valentine Pak

Terserah kamu beri nama apa gowes nya, Aku manut saja apalagi aku ora pernah valentine-valentine nan yang perlu dipersiapkan harus matang betul acara gowes itu.

Siap Pak.! rencana yang perempuan ada 5 orang dan kami semua sepakat Bang Danu yang jadi koordinator acara.

Ok setuju kalau Danu jadi koodinator sebelum Danu sibuk mempersiapkan acara pernikahan bulan Maret nanti.

 

Hesti, staff baru di Kantor kami  fresh graduate dari Politeknik Keuangan Negara STAN dengan teman-teman se angkatannnya mengusulkan kepada BAPORS agar sesekali diadakan acara gowes keluar kota . Mengapa dipilih area perkebunan teh ciwidey karena sebagian besar dari kami belum pernah ke Ciwidey.

 

Embun pagi masih bak intan berlian, bening laksana kaca. Daun-daun pinus yang berguguran memenuhi seluruh arena perkemahan Emte Highland resort Ciwidey. Aroma tanah gembur pegunungan bercampur dinginnya cuaca membuat kami semua tergoda untuk terus berada di peraduan, sembari bermain sosial media diatas pembaringan.

Masing-masing kamar diisi 4 orang disesuaikan dengan kelompok umur agar pembicaraan nyambung. Kepenatan jumat malam keluar kota benar-benar kami rasakan, jalur “neraka” Jakarta Cikampek menguras tenaga kami, meski kami hanya duduk di dalam bus .    

foto keluarga Bea Cukai Jakarta

foto keluarga Bea Cukai Jakarta

 

 

welfie dulu

welfie dulu

 

Sepakat kami semua untuk acara Gowes Cinta dilaksanakan hari Sabtu 13 Pebruari 2016. Dengan perjanjian rute yang dipilih tidak ekstrem baik tanjakan atau turunan karena sebagian peserta adalah baru mulai cinta dengan gowes,  dimana rute yang biasa dilalui adalah  komplek TNI AU Bandar Udara Halim Perdana Kusuma dilanjut ke Taman Mini Indonesia Indah dengan jarak tempuh kira-kira 15-18 km.

Selain keberadaaan lima srikandi dalam rombongan gowes cinta ini, beberapa peserta gowes laki-laki baru sekali ini gowes di off road.

gowes teruuussss

gowes teruuussss

 

wajah-wajah ceria karena bar start

wajah-wajah ceria karena baru start

 

 

masih semangat

masih semangat

 

 

goweser halim menjajah ciwidey

goweser halim menjajah ciwidey

 

Sehingga diputuskan start dari tempat menginap kami di Emte Highland Resort Ciwidey, kemudian masuk ke perkebunan teh dimana jalur di kebun teh cukup menguras energi dan tidak hanya mengandalkan kekuatan teknik semata, teori bermain sepeda di area off road sangat diperlukan. Seperti bagaimana seharusnya  melewati jalur tanjakan di off road dengan sedikit tenaga, bagaimana agar tidak jatuh jika melewati turunan tajam di perkebunan teh.

aroma tanah menemani gowes sepanjang hari

aroma tanah menemani gowes sepanjang hari

 

becek gak ada ojek

becek gak ada ojek

tidak harus di gowes

tidak harus di gowes

gowes belum dapat keringat, foto-foto dulu

gowes belum dapat keringat, foto-foto dulu

DAMN I LOVE INDONESIA..!!!

DAMN I LOVE INDONESIA..!!!

 

 

Indahnya Indonesia

Indahnya Indonesia

 

 

woooeeeiiiii

woooeeeiiiii

 

 

Tanpa polusi

Tanpa polusi

 

 

Go Green

Go Green

 

Jalur perkebunan teh, tidak melulu jalur makadam banyak yang masih tanah sehingga beberapa diantara kami yang memakai sepeda bukan roda off road menjadi kerepotan.Namun disinilah letak kenikmatan gowes cinta ini, karena kami baru menebarkan virus cinta gowes, sehingga demi Cinta meraka rela memakai sepeda tipe apapun bahkan ada beberapa diantara teman-teman yunior yang belum memiliki sepeda off road, benar-benar modal cinta saja . Sebuah permulaan yang positif buat teman-teman tidak terburu-buru membeli sepeda, namun mereka menguatkan niat terlebih dahulu.

DSCF7340

DSCF7339

DSCF7330

DSCF7329

DSCF7324

Beruntung sekali kami memiliki sahabat yang sudah gila bersepeda cukup lama, pak Mulyono memiliki kekuatan fisik yang luar biasa , beliau juga tidak segan-segan membantu kami kami yang masih nol puthul soal bersepeda, apapun tentang sepeda Pak Mulyono bisa menjelaskan. Pak Mulyono pula yang mengawal emak-emak Bea Cukai Jakarta dalam acara gowes cinta ini.

DSCF7363

DSCF7364

DSCF7384

DSCF7396

Pak Mulyono berada di barisan paling belakang, sebagai team penyapu. Selain menemani emak-emak juga sebagai teknisi jika ada kerusakan pada sepeda salah seorang peserta. Bahkan tanpa segan-segan Pak Mulyono naik ke atas tanjakan terlebih dahulu, lalu turun jalan kaki untuk gowes sepeda srikandi bea cukai jakarta, saat trek turunan juga jika tidak bisa dituntun maka solusi jalur tanjakan juga diterapkan Pak Mulyono.

DSCF7461

DSCF7528

DSCF7583

Setelah kurang lebih 3 jam kami menjelajahi kebun teh di ciwidey, kurang lebih jam 11.00 kami masuk ke jalur aspal untuk menuju tempat istirahat di situ patenggang. Dimana di situ patenggang telah menunggu konsumsi, dikarenakan di dataran tinggi kami diberi penjelasan oleh Pak Mulyono agar kami meski tidak terasa haus tetap harus banyak minum untuk menjaga stamina kami tidak drop sepanjang acara gowes.

Setelah cukup istirahat di situ patenggang, kami melanjutkan ke garis finish di mana kami memulai gowes, sehingga kurang lebih sepanjang 7km menuju garis finish kami melwati jalur aspal 100% namun sebagian besar menanjak dan cukup tinggi tanjakannya, beberapa diantara kami tidak kuat melanjutkan perjalanan bukan karena tidak kuat fisik mereka , lebih banyak karena faktor mental saja, apalagi sejak dari situ patenggang mobil ranger sangat menggoda .

Alhamdulillah akhirnya kami yang memtuskan tidak naik mobil dari situ patenggang bisa lolos samppai garis finish. Terima kasih sahabat goweser Bea Cukai Jakarta.Sampai bertemu acara gowes di lain tempat.

Salam Gowes.

@Jidan9084

admin_kangardani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *