1

BECAK SIANTAR

Pematang Siantar adalah becak siantar dengan motor BSA nya, begitu yang ada dalam benak saya. Saat bisa “mampir” ke Pematang Siantar dalam perjalanan ke Medan dari Tanjung Balai. Memasuki kota Pematang Siantar kita langsung disuguhi pemandangan khas kota perdagangan ramai jaman dahulu, bangunan bangunan khas peninggalan Hindia Belanda dan toko-toko bangunan dengan arsitek khas Tiongkok dengan mudah bisa kita jumpai sepanjang protokol di Pematang Siantar.

Sudut kota Siantar

Sudut kota Siantar

Menyusuri Pematang Siantar rugi jika tidak lengkap jika tidak menikmati kopi dengan roti bakar sembari menikmati kota Siantar yang cukup padat dengan lalu lintas yang (maaf) semrawut khas kota-kota di Sumatera Utara. Aroma kopi kental hasil racikan kedai kopi di Sumatera cukup kental, barista lokal cukup piawai membuat rasa kopi hitam yang pekat nan mantab rasanya.

DSCF6450

DSCF6454

DSCF6455

Kedai Kopi SEDAP ini salah satu kedai kopi di Siantar yang mempuyai pelanggan cukup fanatik

Menikmati Siantar tidak lengkap jika tidak menaiki Becak khas Siantar dengan motor BSA   (Birmingham Small Arms) Perusahaan ini didirikan pada tahun 1863, motor yang diawal penciptaannya dipergunakan untuk kendaraan perang. Saat Belanda menduduki tanah air, maka kendaraan perang BSA ini masuk Nusantara, kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Dengan mempergunakan kapal Tampomas II motor BSA dari Jawa dibawa ke Siantar.

Saat ini meski pabrikan motor sudah tidak ada, namun keberadaan BSA di Siantar masih bisa beroperasi (bukti orang Indonesia  hebat), bahkan para kolektor motor antik rela merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah untuk membawa motor BSA dari Siantar dengan kondisi apa adanya.

 

DSCF6404

 

DSCF6411

Motor legendaris itu

Di saat di beberapa negara motor legendaris ini sudah hampir tidak ada lagi di Siantar masih tersisa 153 motor BSA dalam kondisi yang masih laik jalan. Dan entah sampai kapan mereka bisa bertahan di tengah gempuran motor Jepang  yang lebih hemat bahan bakar dan lebih mudah perawatannya.

 

DSCF6412

 

DSCF6413

Monggo Mas Bro naik becak Siantar

 

DSCF6416

Birmingham Small Army

 

DSCF6418

Rehat sejenak

 

DSCF6419

Siantar kota perdagangan tempo doeloe

 

DSCF6421

BeKa

 

DSCF6434

 

DSCF6443

 

DSCF6444

 

DSCF6445

 

DSCF6446

 

Mungkin perlu perhatian (lebih) dari pemerintah setempat hingga tingkat provinsi untuk bisa melestarikan becak siantar agar tetap bisa menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun manca negara.

Jika ada kesempatan maka pergilah ke Pematang Siantar, untuk menikmati becak Siantar sebelum punah 100%.

@Jidan9084

admin_kangardani

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *