0

BINTARO 1910

Setiap kali dari terminal Blok M naik Metro Mini S71 menuju Kampus STAN Prodip Keuangan Jurangmangu kami harus turun di pojok lalu disambung dengan angkot KWK (Koperasi Wahana Kalpika)   C05 atau S06 turun tepat di pintu masuk Kampus STAN Prodip di Jalan Raya Ceger Jurangamangu Tangerang. Kali pertama naik Metro Mini S71 dan melintas di pintu perlintasan kereta api Pondok Betung diberi cerita oleh seorang sahabat asli Jakarta, tentang tabrakan kereta api yang dikenal dengan istilah  “Tragedi Bintaro” adalah peristiwa tabrakan ala “adu banteng” yang cukup dahsyat, pada Senin pagi 19 Oktober 1987  dua buah kereta api  KA255 jurusan Rangkasbitung – Jakarta dan KA 220 cepat jurusan Tanahabang – Merak bertabrakan di dekat stasiun Sudimara, Bintaro. Peristiwa itu terjadi persis pada jam sibuk orang berangkat kantor, sehingga jumlah korban juga besar sangat besar yakni 153 orang tewas dan 300 orang luka-luka. Tragedi tersebut merupakan kecelakaan kereta api terdahsyat dan terburuk dalam sejarah perkereta-apian di Indonesia, tragedi tersebut sampai menyita perhatian publik dunia terkait moda transportasi kereta api.

Sangking dahsyatnya tabrakan tersebut menginspirasi Iwan Fals membuat album dengan titel 1910.

Apakabar kereta yang terkapar di senin pagi
Di gerbongmu ratusan orang yang mati
Hancurkan mimpi bawa kisah
Air mata air mata

Sembilan belas oktober tanah Jakarta berwarna merah
Meninggalkan tanya yang tak terjawab
Bangkai kereta lemparkan amarah
Air mata air mata

(1910)

Iwan Fals yang sering membuat lagu-lagu kritik sosial yang menukik dan selalu update dengan kondisi wong cilik menjadi idola semua lapisan masyarakat, terutama kaum pinggiran (itu doeloe) entah mengapa penyanyi idola saya dejak SD tersebut sekarang seperti kehabisan energi dalam memberi kritik sosial terhadap kondisi masyarakat.

Tepat hari ini 19 Oktober 2016 adik-adik kami dari PKN STAN bertempat di Sentul International Convention Center (SICC) Sentul Bogor diwisuda oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati, sebuah prosesi wisuda yang berbeda dari biasanya karena sangking banyaknya jumlah mahasiswa PKN STAN yang diwisuda, karen aselama ini di Istora Senayan atau bahkan di aula Kampus STAN. Dalam pesan V-Log yang cukup viral hari ini di sosial media, SMI berpesan agar para alumni PKN STAN mengikuti jejak yang baik jangan mengikuti alumni STAN yang tidak baik, tetap menjaga nilai-nilai luhur, karena Anda dididik untuk menjadi tulang punggung Republik ini, bekerja di pemerintah yang menjaga kepentingan masyarakat dan bukan kepentingan diri sendiri. JANGAN PERNAH LUPA MENCINTAI INDONESIA DENGAN MEMPERBAIKI DAN TERUS MEMPERBAIKI.

PKN STAN masih menjadi idola para lulusan SMA, terlebih  sekarang identik dengan STAN BINTARO berbeda dengan era kami dahulu dimana STAN Jurangmangu, jika dahulu jalan utama di Jalan Raya Ceger sekarang menghadap ke arah Perumahan Bintaro

Menkeu dalam pesannya sangat jelas agar alumni PKN STAN menjadi tulang punggung negeri ini, jangan ada lagi banjir air mata di kampus PKN STAN Bintaro gegara ada alumni nya yang tersangkut dengan masalah hukum dan kemudian media massa ramai-ramai memvonis bahwa Kampus STAN pencetak para koruptor. Lihat saja perbedaan dengan media massa memberitakan apabila ada seorang yang tersangkut permasalahan hukum dengan aparat penegak hukum, hampir pasti latar belakang pendidikannya tidak pernah diungkit-ungkit.

Jangan sampai ada lagi penyebutan Tragedi Bintaro jilid 2 dikarenakan seorang saja  alumni Jurangmangu yang dicokok oleh aparat penegak hukum dikarenakan kasus kriminal terkait dengan profesinya baik menjadi birokrat maupun sudah menanggalkan baju korprinya, bersama sama mari kita tunjukan kepada dunia luar terutama kepada adik-adik kita alumni PKN STAN bahwa kita benar-benar menjadi tulang punggung negeri ini seperti yang diharapkan oleh Menkeu SMI.

Selamat kepada adik-adik yang sudah meninggalkan dunia kampus menuju dunia nyata, teruslah berkarya dan menjadi kebanggaan bersama alumni PKN STAN karena prestasi dan tingkah laku, seperti kata Menkeu SMI JANGAN PERNAH LUPA MENCINTAI INDONESIA.

@Jidan9084

admin_kangardani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *