0

HIDUP

Entah mengapa almarhum Bapak meminta kami semua memanggil beliau dengan panggilan Mas Maryo, tetangga terdekat kami secara jarak, dimana fisik bangunan  rumah Mas Maryo berhimpitan langsung dengan bagian tanah  belakang keluarga kami yang diwakafkan jadi Masjid kampung kami, dengan nama Masjid As Salam dukuh Tegalgede Karanganyar.

 

Meski tidak ada hubungan biologis dari Bapak atau Ibu, kami ke-enam anaknya patuh memanggil tetangga terdekat kami ini  dengan panggilan Mas Maryo meski kami tahu bukan mas asli, terlebih secara ideologi kami berbeda. Mas Maryo sekeluarga adalah pemeluk Katholik yang taat.

 

Nama lengkap beliau Fr Sumaryo saat ini kurang lebih berusia 65 tahun dengan fisik yang masih segar bugar dikarenakan kebiasaan sejak muda rajin berolah raga dan pola hidup sehat yang tekun dijalani, hobby tenis lapangan masih dilakoni seminggu 3 kali.

Mas Maryo yang tetap ramah

Mas Maryo yang tetap ramah

Sebagai salah seorang mantan pejabat di Dinas Pekerjaan Umum saat ini beliau menikmati masa pensiunnya ditemani oleh cucu-cucunya, sosok keluarga Mas Maryo adalah gambaran keluarga ideal di kampung halaman kami dengan memiliki dua anak laki dan perempuan dan mBak Maryo priyayi asli Solo yang menjadi pendamping hidup adalah sosok ibu rumah tangga yang ramah dengan tidak pernah membeda-bedakan kepada tetangga dan masyarakat.

 

Masa kecil saya kenyang membaca koran langganan keluarga Mas Maryo dan tidak pernah ketinggalan saya selalu melahap majalah HIDUP , majalah umat katholik yang rutin terbit setiap minggu dan cerita komik tentang nabi-nabi versi Katholik tidak pernah saya lewatkan, juga khutbah tentang ajaran Katholik yang rutin ditulis oleh para Romo dan Uskup dari gereja-gereja.

 

Mas Maryo dan mBak Maryo selalu mempersilahkan saya membaca majalah HIDUP bahkan seringkali sebelum mereka membacanya.

 

Majalah HIDUP niki menurut ajaran Katholik lho mas Dani, yen ono bedone matur mBah Likin-biasa Bapak dipanggil- ben ora bingung soale mesti bedo koyo babagan nabi Isa utowo Yesus niki, demikian pesan Mas Maryo kepada saya yang selalu membaca habis majalah HIDUP.

 

Toleransi diantara keluarga kami tetap terjaga hingga anak keturunan kami, di saat lebaran idul fitri Mas Maryo sekeluarga selalu datang ke rumah untuk sungkeman kepada Bapak dan Sibu, karena budaya sungkeman adalah warisan leluhur yang baik, untuk menjaga hubungan antar manusia. Tak lupa Bapak mewakili pengurus Masjid meminta maaf jika selama bulan Ramadhan Masjid lebih ramai dari biasanya sehingga mengganggu keluarga Mas Maryo, dan selalu jawaban yang keluar dari Mas Maryo adalah “halah mboten popo mBah Likin”.

 

image3

Proses renovasi total Masjid As Salam

 

Sebaliknya saat di rumah Mas Maryo dijadikan acara kebaktian kami tidak terganggu meski saat dilantunkan lagu puji-pujian yang pasti terdengar di Masjid, kami saling menjaga satu sama lain karena sadar bahwa perbedaan itu ada.

Entah sekarang apakah majalah HIDUP masih hidup atau jangan jangan seperti industri percetakan yang sudah mulai gulung tikar karena kalah bersaing dengan media online. Yang pasti sampai saat ini hidup kami bertetangga tetap baik baik saja, saya masih rutin sowan Mas Maryo meski hanya sebentar jika pas pulang kampung, ke-lima anak saya selalu saya minta pamit ke rumah mas maryo jika kami akan balik ke Jakarta. Dan anak-anak kami memanggil Mas Maryo dengan panggilan Pakdhe Maryo, karena kami tidak mau persaudaraan kami putus. 

Hidup memang pilihan dan rasa-rasanya pilihan kami memanggil tetangga terdekat kami dengan panggilan Mas Maryo tidak salah, karena meski berbeda aqidah berbeda kepercayaan kami tetap menjadi tetangga yang rukun yang selalu saling membantu kapan saja diperlukan, dan memang sudah seharusnya begitu.

 

image4

Masjid Kampung kami yang masih membutuhkan bantuan dana untuk proses renovasi total

 

“ Tidak dapat masuk Surga orang yang Tetangganya, tidak merasa aman dari Gangguannya”. (HR. Muslim).

 

Jika akan membantu pembiayaan renovasi Masjid As Salam Tegalgede Karanganyar silahkan transfer ke :

  1. BRI Unit Karanganyar Rekening Renovasi Masjid As Salaam a.n. MARYADI 6715-01-001427-50-3
  2. Bank Mandiri KCP Karanganyar a.n. SUTRISNO 138-00-1362391-8
  3. Bank BNI Cab Surakarta a.n. Budi Hartono 0454758706

 

@Jidan9084

Bandara el Tari Kupang, 26/12/2016.

admin_kangardani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *