3

TUMANG….., IMPOR-e GAMPANG EKSPOR-e mBLANDANG

Salah besar jika mengatakan bahwa  Boyolali hanya punya  sapi perah dengan susu segarnya, memang susu segar Boyolali sudah kondang kaloka sudah top markotop, tidak dipungkiri memang,  sebagai salah satu sentra industri ternak maka Boyolali berhasil mengembangbiakan sapi perah dengan metode inseminasi buatan (kawin suntik) hingga Boyolali menjadi salah satu kiblat peternak sapi perah khususnya di Jawa Tengah.

Boyolali yang terletak di kaki gunung Merapi Merbabu menyimpan potensi yang luar biasa selain (maaf) hanya sekedar sapi perah dengan susu segarnya.

DSCF5051

Mbah Suko dan Mbah Putri

DSCF5009

Bea Cukai melakukan koordinasi dengan Pemda Boyolali

 

DSCF5025

Peninjauan lapangan desa Tumang

Rimbun pepohonan mengiringi perjalanan, segarnya udara karena berada di dataran tinggi, masih terdengar bunyi srek srek srek suara sapu lidi membersihkan halaman rumah akibat jatuhnya  daun-daun dan bunga, itulah desa Tumang Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali.

Tumang, sebuah kampoeng kreatif  karena disana selama ini tersimpan potensi besar untuk negara karena barang-barang produksi anak-anak Tumang sudah mendunia. Anak anak Tumang mampu membuat barang-barang yang berbahan dasar tembaga menjadi apa saja, sesuai dengan permintaan dari pembeli dalam maupun luar negeri.

Kubah Masjid Al Aqsha Klaten beserta kaligrafi di dalam Masjid, hiasan lampu untuk hotel berbintang di kota-kota besar tanah air hingga permintaan khusus seperti bathup yang harus segera dikirim ke Eropa adalah buah karya anak-anak Tumang 100%.

DSCF5094

DSCF5096

Kepala Kantor BC Solo bersama Susiwijono Staff Ahli Kemenkeu dan seorang pengusaha tembaga desa Tumang

Tak salah mereka menamakan desa mereka dengan sebutan kampoeng kreatif Tumang, karena segala macam pernak pernik berbahan dasar tembaga bisa mereka kerjakan dengan sempurna, bahkan para pembeli luar negeri khusus datang ke Tumang untuk melihat proses pembuatan barang-barang pesanan mereka di workshop desa Tumang, sebagian besar para pembeli dari luar negeri kembali melakukan pemesanan barang-barang kerajinan produksi desa Tumang.

Kendala meraka selama ini hanya soal bahan baku yang harus diimpor dari luar negeri karena tembaga yang mereka olah harus dengan spesifikasi khusus untuk dapat hasil yang memuaskan.

DSCF5098

DSCF5110

tangan tangan kreatif kampoeng kreatif Tumang

Karena impor dari luar negeri membuat mereka harus membayar Bea Masuk dan Pajak dalam rangka impor, untuk mensiasati kendala tersebut Direktorat Jenderal Bea Cukai membuat terobosan kepada para pengusaha IKM Industri Kecil Menengah dengan cara membebaskan kewajiban membayar Bea Masuk dan Pajak dalam rangka impor bagi para pengusaha IKM dengan orientasi ekspor seperti yang dialami pengusaha IKM di Tumang.

Pembebasan Bea Masuk dan Pajak dalam rangka impor, tidak hanya bahan baku namun juga untuk mesin dan peralatan kerja untuk menunjang produktifitas dan modernisasi.

Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea Cukai membuat paket kebijakan yang termasuk dalam paket kebijakan ekonomi jilid 1 dengan tujuan meningkatkan daya saing dan mengembangkan industri kecil menengah, dimana kepada para pengusaha IKM Direktorat Jenderal Bea Cukai memberi kemudahan dalam akses memperoleh bahan baku impor dari segi fiscal dengan cara memberi pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor.

Fasilitas dari Bea Cukai diberi nama KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor ).

DSCF5035

DSCF5063

Dirjen Bea Cukai memberi penjelasan kepada Menteri Koperasi

DSCF5154

DSCF5182

“Arahkan kredit kepada usaha-usaha kecil, usaha-usaha mikro, nelayan dan petani. Arahkan untuk sisi produktif, bukan konsumtif . Saya juga minta kepada Menteri Keuangan subsidi KUR tahun 2018 ditambah lagi” pesan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan awal tahun pelaku industry keuangan di istana negara  Jumat 13/01/2017.

Permasalahan yang selalu menjadi kendala bagi dunia Industri Kecil Menengah (IKM) oleh DJBC dipetakan kedalam tiga hal fundamental yaitu :

1. Ketersediaan bahan baku murah dan mudah , solusi untuk permasalahan terkait adalah pembentukan PLB ( Pusat Logistik Berikat ) dan konsorsium yang berfungsi sebagai logistic, dimana IKM dapat secara langsung membeli kepada supplier di luar negeri tanpa harus impor sendiri, para IKM tetap mendapat pembebasan bea masuk atas impor barang baku yang dipergunakan untuk barang tujuan ekspor.

2. Jalur pemasaran yang efektif dan efisien , untuk memperluas saluran pemasaran produk IKM baik tujuan local terlebih ekspor maka PLB sangat berperan sebagai gudang konsolidator untuk produk-produk IKM, melalui jaringan yang mereka miliki-para pengusaha PLB-maka produk produk anak bangsa melalui IKM bisa dipasarkan dengan mudah ke dunia secara massif dan terstandarisasi nasional maupun internasional.

3. Pembiayaan yang masih menjadi kendala dapat dibaut solusi melalui pembiayaan ekspor oleh LPEI (Lembaga Penjamin Ekspor Indonesia), dengan adanya fasilitas KITE IKM (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) IKM maka LPEI dapat menyalurkan kredit mereka kepada para pengusaha IKM yang seringkali terkendala persyaratan adminstrasi dan hal-hal lainnya, dengan mempergunakan fasilitas KITE IKM tersebut melalui PLB dan konsorsium sudah menjadi filter bagi pihak LPEI.

Wassalam

#Jidan9084

admin_kangardani

3 Comments

  1. Mantaapp om Ardani. Syukur bisa dilengkapi data kapasitas produksi dan jenis produksi yg dpt dihasilkan di Tumang.

  2. Kebijakan seperti ini sangat ditunggu dunia usaha UKM agar semakin banyak yg bisa mendunia. Bravo bea dan cukai.

  3. Kami dari PT. GLOBAL BUANA PERKASA, sebagai Perusahaan Jasa Kepabeanan yang menangani Customs Clearance Import via Bandara Maupun pelabuhan seluruh nusantara. Dan menyewakan Undername bagi Consigne yang belum lengkap untuk persyaratan dan izin importnya.

    Product dan Service kami antara lain :
    1. Sea and Air Cargo Service
    2. Export & Import Customs Clearence Service
    3. International Courier Service
    4. Domestic Service
    5. Export Service
    6. Consigne / Undername
    7. Borongan ( All-In )
    8. Door to Door Services

    Waktu pengiriman barang dari negara asal, proses clearance sampai tiba di tujuan terorganisasi dengan jadwal yang tepat dan efisien

    Kami memberikan solusi dan tanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan.

    Salam Sejatera
    PT GLOBAL BUANA PERKASA
    CHANDRA:c/p.0813 1156 8484 / 0812 8799 5100
    Office: Gedung AKA lantai 2 Room 212
    Jl.Bangka Raya No.2 Jaksel 12720 Indonesia
    Phone : 021-22716626,22716636
    Fax : 021-22716636
    E-mail: chandra.global84@gmail.com
    http://www.gobalbuanaperkasa.com
    E-mail: pt.globalbuanaperkasa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *