0

RAJAWALI-RAJAWALI KAMI

 

Sebagian besar diantara kami belum pernah mendengar nama daerah Entikong, Atambua, Amamapare, Nunukan, Sintete, Anambas, Tanjung Balai Asahan dan masih banyak lagi. Jika akhirnya nama daerah daerah tersebut menjadi lekat dalam benak kami, dikarenakan sebagian diantara kami memulai pengabdian pada NKRI melalui kantor-kantor tersebut.

Institusi kami diberi amanah untuk menjadi salah satu penjaga marwah negeri. Dan kami sebagai anggota institusi dituntut untuk selalu siap kapanpun berpisah dengan anak istri, demi NKRI.

24-jam

Salah satu tugas kami tidak popular dimata masyarakat. Melarang orang membawa barang yang mereka beli dari negeri jiran. Jika boleh membawa barang yang dibeli dari luar negeri, mereka harus membayar pajak yang di telah ditetapkan pemerintah. Tak jarang barang yang dibawa adalah barang-barang yang dikategorikan “larangan pembatasan”. Barang larangan adalah barang yang nyata-nyata dilarang masuk ke dalam negeri seperti narkoba. Sedang barang pembatasan adalah barang yang jika akan masuk ke dalam daerah pabean, harus memiliki ijin-ijin dari instansi teknis terkait, seperti obat, kosmetik, barang bekas.

Bagi sebagian besar masyarakat yang selama ini tingkat ketergantungan dengan negeri jiran sangat tinggi, untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, instansi kami adalah musuh nyata dalam keseharian.

Pemeriksaan barang impor

Pemeriksaan barang impor

Harus diakui salah satu tugas besar pemerintah yang hingga kini belum bisa diselesaikan hingga tuntas adalah memenuhi kebutuhan pokok masyarakat perbatasan. Urusan perut adalah soal nyawa, mengakibatkan seringkali teman-teman kami di perbatasan berhadapan langsung dengan masyarakat, tidak jarang dibeberapa daerah masyarakat dimanfaatkan oleh “oknum” yang dibackup oleh kekuatan yang tidak tersentuh.

Bahkan dibeberapa daerah, seperti cerita fiksi. Aturan yang ada hanya sebatas aturan. Ada untuk dilanggar. Dengan mengatasnamakan kebutuhan masyarakat. Kami harus berjibaku memegang teguh integritas pesan penting dari pimpinan.

“Saya titip hari ini dan sampai kalian mati, jangan sampai menggadaikan integritas kalian,” kata Sri Mulyani di Student Centre PKN STAN, Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Beberapa diantara kami harus siap sedia dari senen hingga minggu, menjadi mata rantai proses ekspor impor. Dan harus siap dengan segala caci maki jika ada sebuah kesalahan yang belum tentu berasal dari instansi kami.

Memastikan bahwa sistem prsedur telah sesuai

Memastikan bahwa sistem prosedur telah sesuai

Jangan tanyakan, apalagi sangsi cinta kami kepada NKRI. Di saat sebagian sahabat kami sedang berpesta kembang api, menyambut pergantian tahun. Kami tetap berdiri di tapal batas negeri, kami masih mengapung di tengah laut dengan kapal patroli. Kami tetap melayani para penumpang yang datang dari luar negeri dengan moda darat, laut dan udara.

Saat ini tidak hanya laki-laki yang harus bertanggung jawab menjaga marwah negeri ini, kaum hawa juga berkontribusi. Semua kami jalani sebagai resiko sebuah penugasan, sebagai bakti kami pada negeri melalui instansi tercinta kami ini. Instansi penting pada sebuah negara yang selama ini seperti terabaikan, karena sejarah kelam.

Jangan pernah untuk menaruh label harga alias price tag di jidat agar bisa dibeli oleh orang lain. Kalau anda taruh price tag di jidat, maka selesai anda,” ungkap Menkeu Sri Mulyani di depan para pegawai DJBC. 

jangan pernah taruh price tag di jidat kita

jangan pernah taruh price tag di jidat kita

Instansi yang saat ini sebagian besar tulang punggungnya adalah anak muda generasi Y. Generasi yang oleh sebagian kalangan dipandang sebelah mata, namun kami yakin mereka-meraka adalah anak muda dengan segudang potensi. Tugas kita para senior yang membimbing agar bunga-bunga yang ada tidak layu sebelum berkembang. Tugas kita bersama menjadikan mereka ‘rajawali-rajawali baru’ institusi.

Bertahan pada godaan
Prahara atau topan
Keberanian

Setia kepada budi
Setia pada janji
Kegagahan

(Rajawali- Kantata Takwa)

Selamat bertugas wahai kawan-kawan penjaga marwah institusi, ditangan kalian nasib-nasib kami titipkan. Kami yakin bahwa sahabat semua adalah pribadi yang tidak terbeli, karena harga diri dan integritas sudah diuji, tetap  profesional saat bertugas dalam balutan integritas untuk #beacukaimakinbaik.

 

admin_kangardani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *