1

GOCAPAN

 

Gaya hidup sehat bersepeda mulai banyak diminati oleh masyarakat perkotaan. Klub klub sepeda bermunculan. Penggemar sepeda onroad, downhill, offroad masing-masing aktif dengan kegiatan gowesnya, terutama saat akhir pekan. Bahkan kini semakin banyak para pekerja di kota besar yang berangkat dan pulang kerja dengan bersepeda. Mereka tergabung dalam komunitas B2W (Bike To Work). Salah satu keuntungan para goweser B2W ini adalah waktu tempuh ke tempat kerja lebih cepat dibanding dengan naik kendaraan bermotor. Macet yang semakin membuat stress kaum perkotaan disiasati dengan cara murah: bersepeda.

Pemerintah mulai memperhatikan masyarakat pengguna sepeda ini, sehingga di beberapa daerah mulai dibuat lajur khusus untuk sepeda, belum sepenuhnya bisa steril dari kendaraan bermotor namun tetap ada upaya menuju arah positif. Beberapa gedung perkantoran juga menyediakan parkir khusus untuk sepeda.

Yogyakarta sebagai kota pelajar memiliki motto segosegawe sepeda dinggo sekolah lan nyambut gawe (sepeda sebagai alat transportasi menuju tempat belajar dan tempat kerja).

Gocapan, gowes cari sarapan adalah istilah yang dipopulerkan oleh teman-teman DRC (Dhana Rakca Cycling). Komunitas penggemar sepeda bagi pegawai Kemenkeu. Siapa saja dalam pangkat apapun, jika hobby gowes boleh gabung. Dalam satu minggu dua-tiga kali mereka gocapan bareng-bareng sekitar lapangan banteng. Kantor Menteri Keuangan  RI.

Sepeda yang dipakai juga sangat beragam. Ada yang pejah gesang pakai sepeda lipat aka seli. Ada juga yang selalu pakai sepeda balap, karena cuma itu satu satunya sepeda yang dimiliki.

:::Apapun sepedanya yang penting gowes:::

 

Gowes Yuk…

 

Saat gowes bareng Menkeu SMI saat peringatan hari oeang 2017, beliau berpesan. Agar DRC menjadi wadah pemersatu seluruh pegawai Kemenkeu dimanapun bertugas. Gowes bareng-bareng adalah bentuk nyata sinergi antar unit eselon 1 Kemenkeu, bukan seremonial belaka. Selain agar bugar saat menjalankan tugas negara juga menghilangkan sekat antar unit eselon 1.

Saat menginjak hari pertama tahun 2018. Saya membangkang perintah Menkeu, agar sering gowes bareng bersama  pegawai Kemenkeu lainnya. Saya gowes sendirian. Tanpa mengajak atau memberitahu teman-teman goweser melalui group goweser WA kami.

Tepat jam 06.30 WIB tanggal 1 Januari 2018 berangkat dari rumah di pinggiran Jakarta,  sendirian gowes  menyusuri kesunyian kota metropolitan . Jalan jalan protokol  yang sehari hari selalu macet terasa lengang. Menikmati kesepian diantara keramaian kota adalah salah satu seni tersendiri. Kota yang tidak pernah tidur, hari itu saya nikmati kesunyiaannya.

Menjejak kaki kerinduan

Pada permukaan riak terdalam

Menghempas relung kesunyian

Jawaban resah jiwa gelisah

( Jidan-Gen14)

 

Banyak kita  yang mulai menyadari penting nya berolahraga khususnya bersepeda. Karena secara ilmiah selain bersepeda, berenang dan yoga adalah jenis olah raga yang dianjurkan bagi mereka yang berusia 40tahun keatas.

Sendiri menghitung waktu

 

Bagi kami yang sudah mendekati usia gocap terasa betul tubuh mulai sering memberi signal . Masuk angin adalah tamu rutin manakala banyak kegiatan.  Salah satu keinginan sederhana adalah bisa  melewati usia gocap dengan sehat jasmani rohani. Gowes sendiri di awal tahun banyak memberi ibroh (pelajaran) bahwa bagaimanapun juga kelak kita akan sendiri.  Kelak tidak akan ada yang membela diri kita sendiri kecuali ilmu yang bermanfaat, amal soleh dan  anak yang soleh/solehah.  Belajar sendiri untuk mempersiapkan kesendirian hakiki menjelang usia gocap  adalah salah satu bentuk latihan mengingat-Nya. Dalam bahasa agama disebut muhasabah. Mengalkulasi seberapa banyak amal perbuatan bernilai positif yang sudah kita invetasikan.

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu :

sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan dan doá anak yang sholeh ( HR Muslim No. 1631 ) 

 

admin_kangardani

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *